Banda Aceh, 31 Agustus 2025 – Kelompok Kerja Guru (KKG) MIN 5 Kota Banda Aceh kembali menggelar kegiatan Workshop Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta yang mengusung tema “Desain Modul Deep Leraning Kurikulum Berbasis Cinta” . Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 28-30 Agustus 2025, diikuti oleh seluruh guru kelas dan guru mata pelajaran dengan penuh antusias turut membersamai pengawas pembina madrasah Rosnidar, S.Ag.
Acara pembukaan KKG berlangsung khidmat, dibuka langsung oleh Bapak Drs. Aiyub, M.A dan didampingi Azmi, S.Kom yang merupakan perwakilan dari Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Aceh.
Acara ini menghadirkan empat narasumber berkompeten dalam bidang inovasi pendidikan Drs. Nopia Dorsaiin, Rosyidah Lubis, S.Ag, M.A , Fikriah, S.Ag. M.Pd dan Fadliadi Ubit, Ph, D.
keempat pemateri memaparkan materi mengenai Strategi dan Implementasi Pembelajaran Deep Learning dalam konteks madrasah ibtidaiyah, dengan pendekatan yang aplikatif dan mudah diterapkan di kelas. Pentingnya strategi pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada hafalan, tetapi juga mendorong siswa untuk berpikir kritis, kreatif, dan mampu menghubungkan konsep dengan kehidupan nyata.


Salah seorang narasumber Fadliadi Ubit, Ph,D. selaku Widiaswara dari Balai Diklat Kementrian Agama, ia menekankan bahwa pendidikan yang berorientasi pada kasih sayang dan penghargaan terhadap potensi anak akan menumbuhkan rasa percaya diri, kedisiplinan, serta karakter yang kuat. Para guru juga diajak untuk menyusun perangkat pembelajaran yang memadukan kompetensi akademik dengan nilai-nilai kasih sayang sehingga tercipta suasana kelas yang harmonis.
Zuriati, S.Ag, M.Pd selaku Kepala MIN 5 Kota Banda Aceh, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para narasumber dan peserta yang aktif mengikuti kegiatan. “Semoga kegiatan ini dapat memperkuat kapasitas guru dalam menghadirkan pembelajaran yang mendalam dan penuh cinta, sesuai dengan semangat Kurikulum Merdeka yang menjadi kurikulum nasional,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan refleksi bersama dan penyusunan rencana tindak lanjut di masing-masing kelas. Guru-guru berkomitmen untuk menerapkan strategi pembelajaran berbasis deep learning sekaligus menanamkan nilai cinta dalam setiap proses mengajar, diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya pembelajaran yang mendalam dan bermakna di MIN 5 Banda Aceh.


Tinggalkan Komentar