Banda Aceh – Keluarga besar MIN 5 Banda Aceh menghadiri kunjungan silaturahmi sekaligus prosesi adat peusijeuk (tepung tawar) bagi Ibu Evarianti, S.Pd.I salah satu tenaga pendidik madrasah yang akan menunaikan ibadah haji tahun 1447 H/2026. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan di kediaman beliau di Ulee Glee, pada Sabtu 18 April 2026.
Kepala MIN 5 Banda Aceh, Ibu Zuriati, S.Ag, M.Pd memimpin langsung rombongan dewan guru dan staf dari Banda Aceh untuk memberikan doa restu secara langsung.
Prosesi peusijuk dipimpin oleh Ustaz Ibnu Mukhti yang juga merupakan guru di MIN 5 Banda Aceh, kemudian dilanjutkan oleh bapak Mukhsin terakhir prosesi peusijuek dilakukan oleh Ibu Zuriati. Harapan agar perjalanan Ibu Evarianti beserta suami dan keluarga menuju Tanah Suci senantiasa diberkahi dan dilindungi oleh Allah SWT.
“Hari ini kami datang dari Banda Aceh hadir di Ulee Glee bukan sekadar menjalankan tradisi, tapi untuk mengantar doa bagi saudari kita, Ibu Evarianti. Semoga beliau dan keluarga diberikan kesehatan yang afiat, kemudahan dalam setiap rukun ibadah, dan kembali ke tanah air sebagai Haji yang Mabrur,” tutur Ibu Zuriati dalam sambutannya.
Suasana haru menyelimuti acara saat satu persatu dewan guru memberikan salam dan ucapan doa. Dalam kesempatan tersebut, Ibu Evarianti menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kehadiran dan perhatian dari keluarga besar MIN 5 Banda Aceh.”Dukungan dan doa dari rekan-rekan di madrasah adalah bekal semangat yang luar biasa bagi saya dan keluarga. Kami memohon maaf atas segala kesalahan dan memohon doa agar ibadah kami di Baitullah berjalan lancar,” ungkap Ibu Evarianti dengan mata berkaca-kaca.
Tradisi Peusijuek adalah bagian dari warisan budaya dan spiritual kita di Aceh. Tradisi ini kembali mempertegas bahwa MIN 5 Banda Aceh bukan sekadar tempat bekerja, melainkan sebuah keluarga besar yang saling mendukung dalam kebaikan dan ibadah.





Tinggalkan Komentar