Masa Taaruf Siswa Madrasah (MATSAMA) merupakan pengenalan lingkungan madrasah pada awal tahun pelajaran baru. Kegiatan ini berfokus kepada siswa baru peserta didik tahun pelajaran 2024/2025, sementera siswa yang telah naik ke jenjang berikutnya diperkenalkan dengan kelas dan wali kelas baru.
Nurmalawati selaku ketua panitia masa ta’aruf siswa madrasah menyampaikan melalui kegiatan ini siswa siswi baru akan dikenalkan segenap kegiatan madrasah, norma atau acuan nilai warga madrasah dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, sistem pembelajaran, ciri khas madrasah (keunikan dan keunggulan) serta karakter dan pembiasaam dan tata tertib warga madrasah. Selain itu MATSAMA merupakan momentum menyampaikan visi dan misi MIN 5 Banda Aceh kepada peserta didik baru yang menghajatkan peserta didik menjadi pribadi-pribadi yang memiliki karakter Islami, berprestasi dan mandiridan juga sebagai kegiatan transisi agar siswa benar-benar siap secara mental untuk mengikuti proses pembelajaran di lingkungan madrasah yang baru.
Dalam sambutannya Saifullah selaku kordinator HUMAS Madrasah menyampaikan permohonan maaf dari Kepala Madrasah karena beliau tidak sempat hadir hari ini “setiap tahun ajaran baru, proses pembelajaran dalam setiap jenjang selalu diawali dengan masa orientasi atau pengenalan lingkungan Madrasah kepada siswa siswi baru. Kegiatan tahunan seperti ini dikenal dengan nama Masa Ta’arruf Siswa Madrasah (Matsama).
“MATSAMA bertujuan untuk mengenal lingkungan Madrasah dan membentuk karakter anak-anak dengan materi yang disampaikan Bapak Ibu Guru. Selain itu, kegiatan Matsama bertujuan untuk menumbuh perasaan cinta dan bangga belajar di madrasah, serta mengembangkan kreativitas dan disiplin peserta didik yang cerdas dan berakhlakul karimah,” ungkap Saifullah.
Nurma wali kelas satu mengatakan bahwa peserta didik tahun ini memiliki kemampuan kognitif yang beragam dan untuk perilaku secara umum peserta didik lebih tertib dan disiplin dalam belajar dan juga memberikan pesan kepada siswa terkait rasa cinta dan bangga terhadap Madrasah yang harus diterapkan. Contohnya dengan cara berbicara dan berperilaku yang sopan terhadap guru, menyayangi, saling menghormati, dan menghargai terhadap teman,” ungkapnya.
Acara diakhiri dengan tampilan rapai geleng yang merupakan ekstra kurikuler di MIN 5 Banda Aceh
(TIM HUMAS)
Tinggalkan Komentar