Banda Aceh – MIN 5 Banda Aceh menerima kunjungan istimewa dari Tim Kader SAPA (Sehat Aman Pangan) SMP Negeri 10 Banda Aceh pada Senin, 2 Maret 2026. Kunjungan ini merupakan bagian dari program pengimbasan (Extension Program) setelah SMPN 10 terpilih mewakili Banda Aceh dalam Lomba Sekolah dengan Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) Aman Tingkat Nasional tahun 2026 yang bekerja sama dengan Badan POM RI.
Kegiatan yang berlangsung di halaman madrasah ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada para siswa mengenai pentingnya memilih jajanan yang sehat dan bebas dari bahan berbahaya. Meskipun tengah berpuasa dan dalam suasana ramadhan terlihat siswa MIN 5 sangat antusias mengikuti acara.

Kepala MIN 5 Kota Banda Aceh, Zuriati, S.Ag, M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif SMPN 10. “Kami sangat bangga dan berterima kasih kepada SMPN 10 yang telah memilih MIN 5 sebagai mitra pengimbasan. Edukasi mengenai ‘Cek KLIK’ dan pengenalan bahaya pangan sangat penting bagi anak didik kami agar mereka lebih cerdas dan selektif dalam mengonsumsi jajanan di sekolah maupun di luar,” ujarnya.
Beliau juga menambahkan bahwa program ini sangat sejalan dengan upaya madrasah dalam menjaga kesehatan dan mendukung tumbuh kembang siswa secara optimal.

Kepala SMPN 10 Banda Aceh, Intan Nurmala Hasibuan, S.Si, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah amanah dari Badan POM RI untuk menyebarluaskan budaya keamanan pangan.
“Sebagai sekolah yang mewakili Kota Banda Aceh di tingkat nasional, kami berkomitmen untuk berbagi pengetahuan. Kami ingin siswa-siswi tingkat dasar sudah memiliki kesadaran sejak dini tentang apa itu pangan aman melalui edukasi yang menyenangkan, termasuk melalui Yel-Yel Pangan Aman,” jelasnya.
Dalam sesi sosialisasi, Tim Kader SAPA SMPN 10 memaparkan materi mengenai Cek KLIK: (Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa), Pengenalan Bahaya Pangan dengan Mengidentifikasi bahan kimia berbahaya pada makanan serta Yel-Yel Pangan Aman dengan Mengajak siswa menghafal prinsip kesehatan lewat cara yang seru.
Acara ditutup dengan sesi tanya jawab yang disambut antusias oleh semua para siswa MIN 5. Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan tercipta lingkungan sekolah yang lebih sehat dan sadar akan keamanan pangan di wilayah Ulee Kareng dan sekitarnya (HUMAS MIN 5).
Tinggalkan Komentar